Rabu, 05 Oktober 2011

Mengapa Sebaiknya Minum Kefir?

Seorang teman mengatakan bahwa kesehatan seseorang dimulai dan ditentukan oleh sejauh mana susu yang diminumnya pada tiga hari pertama kehidupannya. Dalam keadaan normal, tidak ada bayi terlahir tanpa minum susu. Susu adalah nutrisi dasar manusia. Tentu saja ASI eksklusif menjadi yang teristimewa.

Jadi struktur kebutuhan nutrisi manusia tercermin dari susu. Struktur dasar ini yang harus tetap dijaga, mulai dari ASI pada saat bayi, susu segar dari ternak sampai masa anak2, dan susu fermentasi (Kefir) sampai akhir hayat.

Tahapan nutrisi berikutnya adalah buah2an. Pisang adalah rajanya buah2an. Buah yang di Indonesia sangat berlimpah ruah. Kita tahu, hanya dengan pisang saja seorang bayi bisa sehat dalam beberapa bulan dari awal kehidupannya. Baru sesudah itu sayur, biji2an dan telur/ikan/daging.

Ketika saya melihat beberapa orang yang nyaris langsung sembuh dari berbagai "penyakit" setelah minum Kefir secara teratur, saya bisa mengatakan bahwa "penyakit" tertentu, bukanlah penyakit, melainkan sekedar "peringatan" bahwa kita telah salah makan. Jadi perbaiki pola makan, dan penyakit hilang. Sayangnya kita sering mengabaikan peringatan itu. Juga kita tidak diberitahu, berapa lama "hukuman" berupa penyakit akan muncul bila peringatan diabaikan.

Dengan teratur minum Kefir, setidaknya gangguan pencernaan dan metabolisme praktis tidak akan dialami. Kecuali tentunya pada saat ada KLB (Kejadian Luar Biasa), barulah obat dibutuhkan.

Karena itulah, kita akan mengajak semua orang menjadikan Kefir sebagai menu standar yang tidak boleh hilang dari kehidupan sehari-hari. Dukungan dari berbagai metoda dan substrat juga akan sangat membantu. Hal terpenting dari metoda adalah olahraga. Dalam skala dasar adalah shalat. Dari segi kesehatan ini adalah nutrisi rohani, disamping juga memenuhi kebutuhan "nutrisi" jasmani pada level minimal.

Saya juga perlu mengutip pesan dari Hipokrates, bapak kedokteran modern : Jadikan makanan sebagai obatmnu, dan obat sebagai makananmu.

Artinya makanan harus berkhasiat menyehatkan, menyembuhkan dan memberi kebugaran.
Dan obat harus enak.....
Jadi, kita benar2 harus mengeksplorasi dan mengeksploitasi bahan yang menyehatkan/menyembuhkan dan enak !!.

Sumber : Andang Kasriadi dalam Komunitas Kefir Indonesia

2 komentar:

  1. Mb...
    Pesan water kefir ke mana ya?
    Soalnya ssh bgt cri nya.saya di luar jawa.

    BalasHapus
  2. Kk beli kefir waternya dmn ya?

    BalasHapus